Stones Mengenai Jasa Besar Southgate & Kompany

Stones Mengenai Jasa Besar Southgate dan Kompany

Bek John Stones mengatakan pernah kehilangan harapan tuk dapat masuk didalam tim nasional Inggris di Piala Dunia 2018. Karena, ia satu dua kali dirundung cedera selama kompetisi musim 2017/18 kemarin.

Tapi, di akhirnya punggawa Manchester City ini tetap masuk didalam tim nasional Inggris tuk berlaga di Rusia. Malah, Stones tetap menjadi alternatif pertama dengan Gary Cahill di area pertahanan.

Karenanya, Stones mengatakan banyak rasa terima kasih pada manajer Inggris, Gareth Southgate. Legenda Everton puas sebab diberi peluang serta sekarang bertekad tuk dapat membalas apa yang telah diberi oleh Southgate.

Di kompetisi musim 2017/18, Stones cuma 18 kali memperkuat Manchester City di Premier League. 2 cedera dirasakan Stones yang kemudian menjadikan dirinya keluar lumayan lama di periode November sampai akhir Februari. Stones balik lagi cedera di penghujung kompetisi musim kemarin. Dengan catatan cedera ini, Stones mengatakan pernah pesimis dapat masuk didalam tim Inggris di Piala Dunia 2018.

“Saya berkomunikasi dengan Southgate. Saya mengatakan mempunyai sejumlah cedera dan hal yang tak dapat saya sebutkan ke penggemar. Inilah Kenapa saya pernah tak masuk tim. Saya mau mendapat tempat pertama di City terlebih dahulu, ” kata Stones kepada livescore Liga Inggris.

“Jika saya tak dapat mendapat tempat di team pertama Manchester City, maka saya takkan memperoleh panggilan darinya, ” lanjutnya.

Masih dari website berita bola yang sama, pada akhirnya, Stones dengan susah payah dapat mendapat tempat di area pertahanan City. Punggawa berumur 24 tahun pun mendapatkan panggilan dari pelatih Southgate lalu main di 2 pertandingan persahabatan menjelang berangkat menuju Piala Dunia 2018.

“Saya musti berusaha sampai dengan akhir, walaupun ada yang berpendapat yang tidak sama. Southgate sudah memperlihatkan kepercayaan kepada saya, jadi saya tak dapat mengatakan betapa saya bersyukur atas hal-hal ini, ” lanjutnya.

“Terkadang, Kamu ada ditempat yang sukar menjadi punggawa, di mana Kamu tak ada didalam penampilan terbeken. Southgate musti membikin keputusan sukar mengenai apakah musti memasang saya ataupun tidak, ” tutupnya.

Tekad besar milik Stones tuk pulih ternyata terinspirasi oleh kapten Manchester City, Vincent Kompany. Punggawa yang berasal dari Belgia ini berulang kali kerap dihantam cedera namun terus dapat pulih dan lantas tak kehilangan penampilan cemerlangnya.

“Saya terinspirasi pad sosok Kompany, ia cedera di kompetisi musim pertama-pertama saya di Man City. Ia menyuguhkan sejumlah tips pada saya.”

“Kami kerap duduk bersama-sama kemudian ia memberikan saran serta pendapatnya mengenai apa yang musti saya lakukan. Ini amat menolong untuk punggawa remaja kayak saya. Saya melihatnya menjadi sorang kapten dan sorang kawan sebab apa yang telah ia berikan sepanjang ini, ” tandas Stones.

Leave a Reply

Your email address will not be published.