Pariwisata Komplit di Penang, Malaysia

Tidak cuma Kuala Lumpur, Penang di Malaysia juga jadi tempat favorit turis untuk berlibur. Wisatawan bisa melihat mural hingga makanan sedap di sana. Komplit! Sekian kali mengunjungi Kuala Lumpur (KL), saya belum terbersit untuk mencoba jalan-jalan ke Penang. Tetapi kali ini saya mau tahu seperti apa Penang. Maka tidak heran bila tahun ini ada jadwal berwisata ke Malaysia saya selain Kuala Lumpur ialah Penang.

Waktu Pertama tiba di KL, saya bermalam di wilayah Bukit Bintang. Wilayah yang menurut saya kekinian dan ada sejumlah kehidupan malam. Dalam sehari di KL, trip dilanjutkan menuju ke Penang. Saat itu lantaran tiket kereta sudah habis, akhirnya traveling ke Penang ditempuh memakai Bus. Pergi pagi kami menuju ke Penang, tujuan kami ke Butterworth lalu dari Butterworth diteruskan memakai kapal ferry menuju ke George Town Penang.

Trip KL-Butterworth sendiri menghabiskan waktu 5 jam, kemudian menyeberang ferry sekitar 1 jam. Usai Sampai di Penang, Kami menyiapkan diri untuk menjelajah kota. Pertama masuk kota ini kami sudah berguman, kepualauan disini cukup rapi, kotanya apik dan kultur yang kokoh di kota ini. Untuk makin mudah transportasi sewaktu di Penang saya memakai Bus yang berbayar Hop On Hop Off. Dengan bayar 45 ringgit kita boleh naik kapan saja selama 24 jam dan bisa bekeliling seluruh sudut kota penang. Hop on Hop Off ini mempunyai 2 rute, yaitu ‘City Route’ dan ‘Beach route.’ Usai hari pertama bekeliling kota Penang dan tau tempat apa saja yang akan di datangi besoknya. Trip hari kesatu ditutup dengan bersantap malam di food court di daerah Padang lama. Tidak sedikit yang menyuguhkan makanan khas Malaysia, India serta China.

Dihari Ke-2 trip sudah ditentukan, traveling ke 2 kita akan memakai hop on Hop off ‘Beach Route. Dari Jalan penang George Town, kita menggunakan city Route yang akan berpindah ke jalur ‘Beach route.’ Lokasi perhentian pertama ialah taman nasional yang terletak di ujung Kota Penang. Usai lelah, trip kedua menuju ke Miama beach, pantai yang persis dengan pantai di Belitung yang ada batu di pinggirnya. Usai puas berfoto, trip diteruskan menuju Indian Temple. Kuil India yang mempunyai 550 anak tangga ini menjadikan kita seperti berolahraga demi mencapai kuil mewah di atas bukit.

Trip dilanjutkan ke bukit bendera atau terkenal dengan nama penang Hill. Tempat ini mungkin jadi tempat pariwisata favorit saya. Tempatnya yang dingin dan indah, dan ada cafe yang menjadikan kita nyaman saat berada di sini. Naik ke ketinggian 700 m diatas laut memakai kereta. Di tempat ini kita diminta membayar sekitar 30 ringgit untuk traveler asing. Di tempat ini kalian bisa menyaksikan kota Penang di sudut manapun. Waktu sudah mulai malam. Berikutnya trip ke Temple Kek lok Si. Kuil ini lumayan besar dan banyak sekali lampion yang menyala menjadikan keindahan Kuil ini semakin terlihat. Karena malam semakin larut, akhirnya saya kembali ke hotel di kawasan George town.

Hari ke-3 kita akan menyusuri pariwisata yang ada didalam kota. Destinasi pertama yaitu ke Cheong Fatt Tze Mansion, tempat tinggal China kuno yang menarik dengan gaya arsitek yang masih asli. Di sini kita bayar sekitar 17.5 ringgit untuk bisa melihat kedalam Rumah Cheong Fatt Tze. Usai lelah berkeliling, saya meneruskan ke George Town untuk menikmati Street art di daerah ini. banyak zona yang di jadikan street art hingga kita dapat hunting foto dan berkeliling di wilayah ini. Lantaran kawasan yang cukup luas, saya menggunakan sepeda dengan harga sewa 10 ringgit yang sepedanya boleh dipakai sepuasnya. Sehabis lelah berfoto dan naik sepeda, kemudian kami melanjutkan balik lagi ke hotel sebelum meneruskan perjalanan ke KL lagi untuk pulang ke Indonesia.

Leave a Reply

Your email address will not be published.